Poin Penting dalam Penyederhanaan RPP (SE Mendikbud) No 14 Tahun 2019

Sesuai dengan wacana yang beredar selama ini bahwa Mendikbud Nadiem Makarim merasa ketidakefektifan RPP selama ini membuat beban administrasi belajar terlalu berat bagi guru. Dampaknya kualitas pembelajaran dan evaluasi pembelajaran tidak bisa berlangsung secara maksimal.

Gebrakan yang dilakukan oleh Mendikbud yang dirangkum dalam Empat Pokok Kebijakan Pendidikan Merdeka Belajar terdapat poin penyederhanaan RPP. Poin ini diberikan penguatan dengan dikeluarkannya Surat Edaran No. 14 Tahun 2019. Bagaimanakah isi dari surat edaran tersebut? Berikut ini kami sampaikan poin-poin yang terdapat dalam Surat Edaran No. 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

  1. Penyusunan RPP dilakukan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada siswa.
  2. Terdapat 13 komponen RPP yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016, yang menjadi komponen inti adalah tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assesment) yang wajib dilaksanakan oleh guru, sedangkan sisanya hanya sebagai pelengkap.
  3. Sekolah, Kelompok Guru Mata Pelajaran dalam sekolah, Kelompok Kerja Guru/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (KKG/MGMP) dan individu guru secara bebas dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP secara mandiri untuk s keberhasilan belajar siswa.
  4. Adapun RPP yang telah dibuat dapat digunakan dan dapat disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana maksud pada angka 1, 2, dan 3.

Selain itu, dalam surat edaran tersebut juga dijelaskan mengenai:

Apa yang menjadi pertimbangan penyederhanaan RPP? 

Guru-guru sering diarahkan untuk membuat RPP dengan rinci yang menghabiskan waktu yang seharusnya bisa lebih difokuskan untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri.

Apa yang dimaksud dengan prinsip efisien, efektif dan berorientasi pada murid?

  • Efisien berarti penulisan RPP dilakukan dengan tepat dan tidak menghabiskan banyak waktu dan tenaga.
  • Efektif berarti penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
  • Berorientasi pada murid berarti penulisan RPP dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan, ketertarikan, dan kebutuhan belajar murid di kelas.

Apakah RPP dapat dibuat dengan singkat.
RPP dapat dibuat dengan singkat misalnya hanya satu halaman. Tidak ada persyaratan jumlah halaman.

Apakah ada standar baku untuk format penulisan RPP?
Tidak ada standar baku untuk format penulisan RPP, sehingga guru bebas membuat, memilih, mengembangkan, dan menggunakan RPP sesuai dengan prinsip efesien, efektif, dan berorientasi pada siswa.

Bagaimana dengan format RPP yang sudah dibuat guru? 

  • Guru dapat tetap menggunakan format RPP yang telah dibuatnya.
  • Guru dapat pula memodifikasl format RPP yang sudah dibuat sesuai dengan prinsip efisien, efektlf, dan berorientasi kepada murid. 

Berapa jumlah komponen dalam RPP? 

  • Ada 3 komponen inti, yaitu tujuan pembelajaran, langkah­ langkah pembelajaran (kegiatan), dan penilaian pembelajaran (asesmen). Komponen-komponen lainnya adalah pelengkap.
  • Tujuan pembelajaran ditulis dengan merujuk kepada kurikulum dan kebutuhan belajar murid. Kegiatan belajar dan asesmen dalam RPP ditulis secara efisien.

Silahkan simak dan download Surat Edaran tersebut melalui frame berikut.

Loader Loading…
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [358.58 KB]

yudhistira

I am a father, teacher at some school in West Borneo and want to be a good learner for my life.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *