Perbedaan Model, Pendekatan, dan Metode Pembelajaran

Apa yang ada di pikiran Anda jika mendengar kata model atau metode pembelajaran? Biasanya kita menganggapnya sama, namun pada kenyataannya keduanya berbeda.

Perbedaan model, pendekatan, dan metode pembelajaran acapkali memang membingungkan. Bahkan sebagai guru pun terkadang bingung dalam mendefinisikan ketiganya. Padahal ini menjadi kunci utama dalam pelaksanaan pembelajaran. Dengan menggunakan model, ataupun metode yang tepat maka materi pembelajaran juga akan tersampaikan dengan baik juga.

Oleh karena itulah, sekolah kami melalui Pelatihan Penerapan Model dan Metode Pembelajaran di SMK N 1 Kendawangan mencoba untuk mengurai kenbali makna dan aplikasi keduanya di dalam pembelajaran. Supaya guru menjadi lebih paham bagaimana menerapkan model dan metode yang tepat di dalam kelas. Disesuaikan dengan karakter siswa, materi pembelajaran serta daya dukung sarana ataupun lingkungan sekitar.

Pendekatan Pembelajaran

Pendekatan pembelajaran diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum yang di dalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoritis tertentu. (Suyono dan Hariyanto: 2012)

Pada artian sederhana dapat diimpulkan sebagai titik tolak kita memandang proses pembelajaran dilangsung seperti apa. Sehingga kita dapat menemukan model atau metode yang tepat sesuai sudut pandang kita terhadap kelas, materi ataupun lingkungan yang mendukung pembelajaran.

Oleh karena itu, dari berbagai sumber yang saya himpun, pendekatan pembelajaran terbagi menjadi dua yaitu pertama, pendekatan pembelajaran berorientasi pada peserta didik (student centeres learning), dan kedua pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada guru (teacher centered learning).

Model Pembelajaran

Model pembelajaran diartikan sebagai gambaran dari awal sampai akhir bagaimana proses pembelajaran dilangsungkan oleh pendidik/guru. Pendidik merancang sedemikian rupa langkah-langkah pembelajaran dari tahap awal pembelajaran, tahap kegiatan inti dan tahapan penutup pembelajaran. Itulah makna model pembelajaran.

Seperti halnya model pembelajaran yang sering dipakai di dalam Kurikulum 13, yaitu model pembelajaran Saintifik. Di dalamnya terdapat Model pembelajaran Discovery Learning, Inquiry Learning, Problem Based Learning, dan Project Based Learning. Model Pembelajaran tersebut tergambar dengan jelas langkah-langkah pembelajarannya.

Sumber gambar: ishaqmadeamin.com

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran merupakan cara pendidik dalam menyampaikan pembelajaran sehingga peserta didik dapat mudah untuk menerima materi pembelajaran. Oleh karena itu, metode pembelajaran berkaitan dengan teknik penyampaian materi pembelajaran yang efektif. Ada beberapa macam metode pembelajaran yaitu ceramah, diskusi, demonstasi, latihan keterampilan, resitasi, percobaan, karya wisata, dan lain-lain.

Oleh karena itu, penerapan metode pembelajaran harus mampu menarik minat siswa. Selain itu, juga harus memahami perbedaan gaya belajar siswa. Memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan siswa dalam belajar. Sehingga dapat dirumuskan metode pembelajaran yang dapat merangkul semua siswa untuk belajar lebih baik dan semangat lagi

Sumber:

https://dosenpsikologi.com/

Chusnul Chotimah, Muhammad Fathurrahman. 2018. Paradigma Baru Sistem Pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

yudhistira

I am a father, teacher at some school in West Borneo and want to be a good learner for my life.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *